PERANAN STATISTIK

Standard
Pengertian Statistik
Statistik Illustration

Pengertian Statistik

Secara etimologi kata statistik berasal dari bahasa Italia "Statista" yang berarti negarawan atau ahli kenegaraan karena digunakan untuk mengambarkan keadaan dan menyelesaikan persoalan negara seperti pencatatan penduduk dan sebagainya. Sedangkan saat ini statistik sudah digunakan hampir digunakan untuk semua bidang ilmu. Sementara itu dalam bahasa Inggris statistik berarti statistic dalam arti adalah suatu ukuran sampel dalam kumpulan data yang berupa angka dan keseluruhan metode pengumpulan angka dan analisis data. Ditinjau dari sisi terminologi statistik mempunyai beberapa pengertian yaitu:

Statistik sebagai data

Merupakan keterangan yang berupa angka atau kumpulan angka dari suatu kegiatan, atau peristiwa tertentu. Pengertian statistik sebagai kumpulan angka harus menunjukan adanya sifat-sifat sebagai berikut:

  1. Berkaitan dengan kumpulan data/angka bukan dalam arti individual.
  2. Selalu dipengaruhi oleh beberapa factor yang komplek.
  3. Hanya digunakan pada data kuantitatif.
  4. Harus dapat dipergunakan sebagai standar ukuran yang tepat
  5. Dilakukan secara sistematis sesuai dengan hal-hal yang berkaitan.

Statistik sebagai kegiatan dan metode

Yaitu proses yang dimulai dari pengumpulan data, menyusun atau mengatur, menyajikan, menganalisa dan menarik suatu kesimpulan/interpretasi terhadap sekumpulan data.

Statistik sebagai cabang ilmu pengetahuan

Statistik dalam arti ini adalah ilmu pengetahuan yang membahas mengenai prinsip-prinsip, metode dan prosedur yang ditempuh dalam:

  1. Pengumpulan data angka.
  2. Penyusunan data angka.
  3. Penyajian data angka.
  4. Analisis terhadap data angka
  5. Pengambilan kesimpulan dan prediksi

Fungsi Statistik

Seperti dijelaskan tentang pengertian statistik di atas maka fungsi statistik dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Statistik mengambarkan data dalam bentuk tertentu
  2. Statistik menyederhanakan data yang komplek menjadi data yang mudah dimengerti
  3. Statistik merupakan teknik untuk membuat perbandingan
  4. Statistik dapat mengukur besaran-besaran dari suatu gejala.
  5. Statistik dapat membantu menentukan hubungan sebab-akibat.

Kategori Statistik

Statistik dapat dibagi menjadi dua yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensia. Statistik deskriptif dapat didefinisikan sebagai prosedur statistik untuk mengambarkan, mengatur dan menyimpulkan karakteristik utama dari data sampel. Statistik inferensia sebagai prosedur statistic untuk mengambarkan, mengatur dan menyimpulkan karakteristik utama dari data sampel yang kemudian digeneralisasikan pada populasi. Statistik inferensia dibagi menjadi dua yaitu: statistik parametrik dan statistik non parametrik.

Populasi dan Sampel

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang telah ditetapkan untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Apa yang diperoleh dari sampel kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi, untuk itu dalam pengambilan sampel harus representatif atau harus mewakili dari populasi dengan mengunakan teknik sampling.

Teknik Sampling

Teknik sampling merupakan teknik pengambilan sampel dalam menentukan sampel dalam penelitian. Teknik sampling dapat dikelompokan menjadi dua yaitu probability sampling dan non probability sampling.

Probability sampling

adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama kepada anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Macam dari Probability sampling adalah:

  1. Simple random sampling
  2. Proportionate stratified random sampling
  3. Disproportionate stratified random sampling
  4. Cluster sampling

Non Probability sampling

adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang yang sama kepada anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Macam dari Probability sampling adalah:

  1. Sampling sistematis
  2. Sampling Kuota
  3. Sampling insidental
  4. Purposif sampling
  5. Sampling jenuh
  6. Snowball sampling

Data Statistik

Jenis data statistik dapat dibagi menjadi empat macam yaitu data nominal, ordinal, interval dan ratio.

Data nominal

Data ini disebut juga dengan data deskrit atau data kategorikal. Data nominal memiliki tingkatan yang paling rendah debandingkan dengan jenis data lainnya. Contoh data nominal adalah: Jenis Kelamin

Data Ordinal

Data statistic yang diurutkan dari jenjang paling rendah ke jenjang paling tinggi atau sebaliknya. Contoh data ordinal adalah: Kemampuan akademik (pintar, sedang, bodoh), Tingkat pendidikan (SD,SMP,SMU, PT)

Data Interval

Data statistik yang mempunyai jarak yang sama diantara hal yang diselidiki. Contoh data interval adalah: Suhu, Nilai hasil belajar

Data Ratio

Data yang diperoleh melalui pengukuran. Contoh data ratio adalah: Pengukuran tinggi dan berat badan, Pengukuran tentang penghasilan

0 Comments:

Posting Komentar